12 Juni 2010

LATIHAN MENULIS TEGAK BERSAMBUNG

Bulan kemarin Kayla minta latihan menulis tegak bersambung. Awalnya aku sih masih belum serius menanggapinya, karena pikirku biar menulis lepas aja dulu agar lebih rapi. Untuk menulis lepas Kayla sudah lancar, bahkan Kayla sudah punya diary sendiri meski masih sering harus diingatkan untuk lebih telaten lagi dalam menulis diari.
Sepertinya keinginan Kayla untuk menulis tegak bersambung sudah tak terbendung lagi...ceilee... Maknya aja yang kurang tanggap nih...dengan agak nggak serius (karena kupikir ini hanya keinginan Kayla sesaat) akhirnya aku kasih tugas untuk berlatih menebalkan aja LKS-LKS yang ada tegak bersambungnya (menebalkan titik-titik). Setelah beberapa hari LKS habis, nampaknya Kayla mulai bosan kalau hanya menebalkan huruf maupn kata.
Mulai dari sini aku mulai ngeh kalau Kayla memang pingin banget belajar ini (orangtua yang tidak dicontoh nih...Mestinya kan ini kesempatan emas kan...).
Akhirnya aku beri beberapa tugas dari yang mudah...yaitu menyalin huruf tegak bersambung, lalu menyalin kata, dikte huruf tegak bersambung, dikte kata, menyalin kata dari huruf lepas ke huruf tegak bersambung, dan akhirnya bisa membuat cerita berdasar gambar dengan menggunakan huruf tegak bersambung.

Pelajaran yang bisa dipetik:
Ketika anak sudah minta belajat sesuatu, kita harus segera memenuhinya dengan antusias agar kesempatan emas tersebut tidak melayang begitu saja.

Ini beberapa tulisan dari latihan Kayla: (yang lain bisa dilihat di sini